Assalaamu alaikm waroh matullohi wa barokatuh.
Saya sering ditanya oleh orang tua, Us anak-anak pakai buku apa? Terbitan apa? dll. Kami agak binging juga menjawab karena memang untuk memberi jawaban saya harus tahu dulu beberapa buku penerbit, dibandingkan dan kemudian memilih satu, sementara kami di Tuban tidak ada alernatif pilihan. Akhirnya kami menjawab: ” Sudahlah bu, buku apapun baik, setipa buku apsti punya kelebihan dan kekurangan. Ambil salah satu dan nantil kekurangannya akan kami tambah di sekolah”
Setelah kami ke surabaya dan bisa membandingakan beberapa buku maka memang benar, setiap buku punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Yang saling melengkapi. Tetapi tidak mungkin orang tua membelikan buku sekian banyak kepada anaknya.
Bertolah dari hal tersebut diatas maka akan kami berikan tips memilh buku matematika yang mungkin akan sangat membantu dan bermanfaat bagi ananda. dan kita semua
Pertama
Pilih buku yang secara konten menyajikan materi yang urut. Ini kami brikan pada no satu karena mengingat penting menyajikan materi secara urut dalam matematika. ternyata buku yang tersebar di pasaran banyak yang tidak memperhatikan ini. Suatu contoh buku saya sendiri yang saya pegang. Pada bab 1 operasi hitung bilangan . di sub 1 mengidentifikasi sifat operasi hitung yang isinya adalah sifat sifat operasi hitung pada bilangan. di sub 2 mengurutkan bilangan. ini kan terbalik mestinya bilangan itu di kenal dulu oleh anak, setelah itu baru sifat-sifatnya. materi Prasyaratnya itu mestinya didahulukan dan baru diikuti materi diatsnya.
Selain urut secara materi dengan mendahulukan materi prasyarat, juga usahakan memiih buku yan menyajikn satu materi dengan menyajikan hal yang sederhana kemudian ke secara tidak terasa menuju yang lebih kompleks(rumit)
Kedua.
Dari segi bahasa
Buku matematika yang baik selain materi harus runtut juga harus menggunaan bahasa matematika yang baku. Ini untuk melatih anak terbiasa dengan bahasa matematika, biasa menggunakan bahasa bahasa yang tepat, yang tidak multitafsir sesuai dengan kaidah Jelas, tegas, tetap dan tepat. Kriteria ini sangat mudah dilihat, walaupun bukan seorang yang betul-betul fafham matematika. Karena ciri bahasa matematika yang khas. Kriteria ini sangat membantu ananda dalam memahami soal cerita.
Annda kelas 3, 4,5 bahkan sampai kelas 6 kebanyakan kesulitandalam pemahaman soal cerita. Ini bisa diminimalisir dengan jika kita menggunakan buku yang memperhatikan bahasa matematika ini. Memanga tidak banyak yang memperhatikan kaidah ini karena dianggap kurang penting, atau memang penulis bukan dari sarjana matematika sehingga tidak kenal dengan bahasa yang biasa digunakan oleh orang matematika. Sebagai contoh buku yang saya pegang: Terbitan erlangga 4a hal 52 latihan 23 no 3 tertulis “Bibi mempunyai telur itik sebanyak 915 butir.” kalimat ini mestinya cukup bibi mempunyai telur itik 915. dst ini hanya contoh kecil. masih banyak contoh contoh kata yang kurang pas dengan kaidah pembuataqn kalimat matematika maupun kaidah pembuatan soal cerita dalam matematika yang masih muncul di buku-buku yang beredar.
Ketiga
Tampilan buku: Pilih buku yang hurufnya cukup besar dan spasinya besar (jangan spasi 1)anak kita bisa membaca sambil melakukan aktifitas yang lain bagi anak-anak yang aktif, warnanya jreng (menyolok) agar anak-anak kita tertarik dan senang untuk membacanya
pilih buku yang setip halamanya hanya memuat satu materi. Ini akan membuat ananda bisa mempelajari buku dengan santai namun detail. karena anak-anak dalam membaca sering terburu-buru. Ia sangant bernafsu untuk sesegaera mungkin membalik lembar demi lambar. Ia tidak peduli faham apa tidak apa yang mereka baca yang pnting selesai baca harus di balik.
Mungkin ini sedikit yang bisa saya berikan semoga bermanfaat. mohon komentar, kritik dan saran dari para pembaca untuk bisa memperbaiki tulisan ini. Jazakumulloh khoiron katsir. assalaamu alaikim warohmatullohi wa barokatuh

1 comment
Comments feed for this article
Agustus 30, 2008 pada 3:21 am
Sigit Ponco S
Saya sangat setuju dg ust.Tholib
Secara pribadi saya cocok dg sistim pengajaran di insan kamil,dengan membebaskan buku ajar utk pegangan saya bisa memberikan /membelikan buku apa saja yg sesuai dg garis besar materi yg diajarkan di sd inkam.Prinsip saya dg semakin banyak buku yg beragam maka anak 2 akan bertambah wawasan keilmuannya,shg menjadi kreatif menghadapi berbagai tipe soal 2 dan tdk monoton.Monoton krn kalau tdk sesuai yg diajarkan,hanya nyimpang sedikit saja anak sdh bingung padahal intinya sama.Namun demikian pihak sekolah hendaknya memberikan pengertian dan hrs ngerti kpd semua ortu siswa ,krn tdk semua ortu memahami.Tlg juga diperdalam soal2 cerita spy mahir mengaplikasikan kalimat matematika pada anak2.Mahir soal cerita berarti sdh menguasai sebagian besar dr matematika.Bravo insan kamil!!